Upacara Bendera 17 Agustus 2017

Kamis, 17 Agustus 2017 SMP Negeri 3 Banguntapan memperingati HUT RI ke 72 tahun dengan mengadakan upacara bendera yang diikut oleh seluruh warga SMP 3 Banguntapan, PPL UAD dan PPL PGRI yang berjalan dengan hikmat. Adapun kutipan dari isi wacana Gubernur D.I. Yogyakarta yang dibacakan oleh Pembina uapcara yaitu,

Seperti kita tahu, akhir-akhir ini banyak sekali timbul gejolak politik yang berpotensi merenggangkan hubungan antar anak bangsa. Meski dipandang wajar dalam proses demokrasi, namun terkesan ada kecenderungan perilaku yang kurang kondusif untuk sebuah “kerja bersama” guna merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Berbeda dengan tokoh-tokoh pergerakan yang sangat mengedepankan diplomasi. Mereka ramah, mudah bergaul, berani berdebat dengan siapa pun, dan memiliki persahabatan yang kuat sekali. Suasana etika moral bermartabat di antara tokoh bangsa waktu itu begitu terasa. Di dalam sidang berdebat hebat, tapi di luar bersahabat. Para tokoh pergerakan itu merupakan guru-guru keluhuran bangsa. Selayaknyalah jika kita belajar dari mereka.

Yang diperlukan saat ini adalah menemukan kembali ”indonesia” yang hilang itu. Indonesia dengan sederet tokoh yang visioner, dan tidak perlu didorong-dorong untuk “kerja bersama”. Karena mereka paham, bahwa indonesia adalah rumah besar narasi bagi bangsa yang demikian majemuk.

Memang, kini tidak mudah untuk melakukan ”kerja bersama”. Tetapi, dengan bercermin pada sejarah masa lalu itulah, kita mutlak perlu untuk membangun kembali kepercayaan, bahwa negeri ini masih menjanjikan harapan lebih baik bagi generasi mendatang.

”kerja bersama” merupakan jalan keluar guna menuju indonesia baru yang makmur, sejahtera, dan mandiri yang tidak mungkin dibangun oleh amarah, tetapi harus dengan kerja keras dan cerdas.

Dengan pandangan reflektif seperti itu, marilah kita bangun persatuan dan kesatuan bangsa dengan “kerja bersama”, yang menandai peringatan proklamasi kemerdekaan ri ke-72 ini dengan penuh rasa syukur.

Akhir kata, semoga tuhan yang maha mengetahui menunjukkan arah di jalan lurus-nya, sehingga jiwa proklamasi dapat menuntaskan misi yang terkandung dalam tema tersebut, yaitu guna membangun NKRI yang satu dan bersatu dengan semangat “KERJA-KERJA-KERJA”.

Dirgahayulah negara kesatuan republik indonesia. Sekali merdeka, tetap merdeka

Menuju indonesia jaya!!!

Begitulah sedikit kutipan dari wacana Gubernur D.I. Yogyakarta, harapannya siswa dapat meneladani isi dan memahami serta menerapkan isi wacana tersebut sehingga dapat meningkatkan kepedulian siswa dengan lingkungan sekitar dan masyarakat.

Leave a Comment

Your email address will not be published.